Taman Sri Tanjung Banyuwangi
Taman Sritanjung adalah sebuah taman kota yang terletak dipusat Kota Banyuwangi.
Dinamakan Sritanjung karena berdasarkan nama wanta bernama sritanjung dalam legenda asal usul kotaBanyuwangi. Taman ini terletak disebela timur Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi dan sebelah selatan Sabha Swagata Blambangan.
Pada awal dekade 2000-an, Taman Sritanjung sudah dalam keadaan berpagar dengan satu pohon beringin besar yang tersisa. Taman tersebut bersebelahan dengan kantor unit kecelakaan lalulintas (laka lantas), sehingga di sebelah taman banyak terdapat bangkai-bangkai kendaraan yang mengalami kecelakaan dan diamankan disana. Saat itu di tengah taman terdapat kolam ikan yang mengelilingi replika besar piala Adipura yang diraih Banyuwangi pada tahun 1994 dan 1995.
Beberapa tahun kemudian, replika piala Adipura ini dihilangkan dan kolam tersebut diberi air mancur. Lalu pada masa pemerintahan Bupati Ratna Ani Lestari, dibangun jalur replika lalulintas lengkap rambu-rambu serta lampu lalulintas yang juga kecil. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran berlalulintas sejak dini. Selain itu pada masa pemerintahan Bupati Ratna dibangun Mall of Sritanjung (MOST) yang lahan parkirnya memakai sebagian lahan kantor unit laka lantas.
Lalu, pada tahun 2012 pada masa pemerintahan bupati Abdullah Azwar Anas yang mencanangkan perubahan wajah kota secara total sehingga lokasi-lokasi seperti Taman Blambangan, Taman Sritanjung dan Pendapa Sabha Swagata mengalami renovasi. Pagar yang mengelilingi taman dihilangkan. Tanaman dan fasilitas pelengkapnya seperti bangku-bangku, lampu-lampu diperbaharui.
Lalu kantor unit laka lantas dipindahkan sehingga lahan yang ada digunakan sebagai tempat kios-kios makanan untuk menampung pedagang kaki lima. Penggunaan lahan ini sempat menuai perselisihan dengan pengelola Mall of Sritanjung. Di satu sisi pihak pengelola masih memiliki hak atas lahan tersebut, di sisi lain pemerintah menganggap keberadaan Mall of Sritanjung yang mangkrak dan tidak berjalan secara maksimal sehingga perlu adanya perombakan penggunaan lahan. Akhirnya masalah dapat terselesaikan sehingga kios-kios tersebut dapat digunakan dan mendukung aktifitas di taman.
Kini wajah taman ini berubah menjadi cantik setelah Pemkab Banyuwangi melakukan renovasi total yang menelan anggaran mencapai miliaran rupiah. Konsep tamannya yang minimalis dan tertata rapi terlihat nyaman untuk dikunjungi. Bangku-bangku beton di bawah rindang pepohonan disediakan sebagai tempat duduk bagi pengunjung. Kios-kios PKL-nya tersusun rapi disebelah selatan taman.
Kini wajah taman ini berubah menjadi cantik setelah Pemkab Banyuwangi melakukan renovasi total yang menelan anggaran mencapai miliaran rupiah. Konsep tamannya yang minimalis dan tertata rapi terlihat nyaman untuk dikunjungi. Bangku-bangku beton di bawah rindang pepohonan disediakan sebagai tempat duduk bagi pengunjung. Kios-kios PKL-nya tersusun rapi disebelah selatan taman.
Taman Sritanjung di fungsikan sebagai sarana rekreasi bagi warga Kota Banyuwangi. Banyak anak muda bahan orang tua yang datang mengunjungi taman ini hanya sekedar menghilangkan beban fikiran ataupun hanya untuk bersantai santai. Tamannya yang hijau dan indah membuat semua orang betah berlama lama untuk berkunjung terlebih juga disediakan wifi gratis bagi para internet mania.
Saat malam tiba taman ini tidak kalah ramainya pada waktu siang hari, banyak para penjajah makanan siap saji di tempat yan gsudah disediakan tetapi makanan yang paling banyak dicari adalah nasi kucing. Kenapa dinamakan demikian karena porsinya yang sedikit seperti porsi untuk kucing, lauknya pun juga beragam. Menikmati nasi kucing sembari menikmati malam di Taman Sritanjung.

Komentar
Posting Komentar